Berita Terbaru :

Rabu, 31 Agustus 2016

ADAB MAKAN



Kusrin, MZ

Orang Islam memandang bahwa makanan dan minuman hanya sebagai sarana, bukan sebagai tujuan. Oleh karenanya, ia makan dan minum semata-mata demi menjaga keselamatan fisiknya dan agar kuat melaksanakan ibadah kepada Allah SWT. Makan dan minum akan menjadi tiga unsur dalam tubuh kita, yaitu menjadi daging, darah dan penghasil plasma nutfah (cikal bakan keturunan). Oleh sebab itu jangan sampai makanan dan minuman kita berasal dari yang haram. Jangan sampai daging kita tumbuh dari makanan yang haram, jangan sampai setetes darah yang mengalir dalam tubuh kita dari yang haram dan jangan sampai keturunan kita dari hasil yang haram. Selain itu makanan dan minuman yang haram juga salah satu pengahalang terkabulnya doa.

Makan tidak hanya sekedar pemenuhan lambung, mangisi perut saja. Oleh sebab itu seorang muslim mesti memperhatikan adab dan tatacara makan yang baik, sesuai adat dan sopan santun yang berlandaskan syariat Islam. Adapun adab makan adalah sebagai berikut:
1.       Memastikan makanan yang dimakan halal, dan selanjutnya memilih yang baik serta bergizi. Bersih dari bentuk haram dan syubhat.
 Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; Karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.

2.       Disunahkan berwudhu atau setidaknya mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
3.       Berdoa sebelum dan sesudah makan. Setidaknya memulai dengan Bismillah dan diakhiri dengan Alhamdulillah (dan lebih lengkap baca doa khusus sebelum dan sesudah makan). Di antara hikmah membaca basmalah ketika hendak makan, ialah menjauhkan syetan, dari ke ikutansertaannya makan bersama muslim yang makan.  
4.       Jika lupa berdoa diawal, maka tidak mengapa membaca ditengah atau di akhir.
5.       Tidak mencela makanan yang disajikan. Jika suka silahkan dimakan dan jika tidak tinggalkanlah. Jangan sampai keluar dari mulut kita bahwa makanan itu tidak enak dan mencacinya. Yang baik diam dan tinggalkan saja.
6.       Hedaknya makan dengan menggunakan tangan kanan.
7.       Hendaknya mengambil makanan yang paling dekat dari tempat kita duduk. Sekira kita menyukai makanan yang jauh sebaiknya minta tolong kepada orang yang lebih dekat makanan itu, jangan sampai kita menjangkau sendiri. 
8.       Makan dengan duduk. Duduk dengan tegak badan dan tidak bersandar. Dan tidak baik makan sambil berdiri. (HR. Bukhari dan Muslim)
9.       Makan dengan tiga jari dan memakan makanan yang disela-sela jari hingga bersih. Karena kita tidak tau dimakanan yang mana letak keberkahannya.
10.   Jangan makan/duduk ditempat yang dilewati orang hilir mudik, seperti pintu atau jalan.
11.   Tidak menyia-nyiakan makanan, hendaknya mengambil makanan yang jatuh lalu membersihkan bagian yang kotor dan memakan yang masih bersih. (HR. Muslim)
12.   Tidak makan dengan menggunakan wadah terbuat dari emas atau perak.
13.   Tidak berkata-kata yang tidak penting dalam makan. Namun berkata yang baik dan menasehati tentang adab-adab makan atau hikayat oarng-orang shaleh.
14.   Jika makanannya enak bagi kita sebaiknya juga dibagi kepada orang lain, terutama istri, anak dan pembantu. Dimakruhkan makan sendiri.
15.   Mengunyah makanan sampai halus dan lembut supaya mudah dalam pencernaan.
16.   Janganlah meniup/bernafas pada makanan yang panas supaya dingin, tapi biarkan dulu makanannya dingin baru dimakan. (HR. At-Tirmizdzi)
17.   Makan dengan sewajarnya tidak berlebih-lebihan. Karena banyak makan membuat badan lemas, mengantuk dan malas. Maka isi perut dengan sepertiganya dengan makanan, sepertiganya dengan minum, dan sepertiganya dengan udara/nafas.
18.   Hendaknya kita niatkan makanan yang kita makan dapat menguatkan kita beribadah kepada Allah.
19.   Jika makan berjamaah atau dikeramaian. Hendaklah membagikan makan dan minum kepada orang yang lebih tua, dan orang yang sebelah kanan terlebih dahulu.
20.   Kalau makan dalam jamuan hendaknya tidak mendahului makan dan minum dari orang yang dianggap lebih berhak memulainya karena faktor usia atau kemuliaannya. Karena kalau jika mendahului dianggap tamak dan kurang sopan.
21.   Jika makan diajak teman atau sejawat hendaklah makan tidak melebihi dari makan orang yang mengajak.
22.   Jangan melihat atau memperhatikan kawan atau orang lain makan, karena bisa membuat orang tidak nyaman dan malu.
23.   Jika kita mengajak orang lain/teman makan, maka hendaknya kita yang lebih dahului makan dengan sopan. Jangan sampai bilang ke teman,”Makanlah”, seperti memaksanya agar dia lebih dahulu makan. Karena kalau tamu dulu makan akan malu dan risih.
24.   Jika makan bersama teman atau di tempat undangan, jangan berbicara atau bercanda hal-hal jorok dan menjijikkan.
25.   Hendaknya jangan meludah atau buang ingus didekat orang makan atau keramaian, hendaklah menjauh atau ditempat yang tertutup.
26.   Jika diundang orang lain makan, pesta, maka sebaiknya tidak mengajak teman atau orang lain tanpa seizin orang yang mengundang. Karena bisa jadi makanan yang di makan orang itu jadi tidak halal.
27.   Hendaklah sekali-kali mengajak makan saudara kita yang kurang mampu/miskin sebagai tanda persaudaraan dan perhatian kita padanya.
28.   Berdoa selesai makan dan berkumur-kumur supaya mulut bersih dan nyaman dari sisa-sisa makanan. Smoga bermanfaat. Wallahu’alambissawab. (Kusrin, MZ. SMP IT Darul Hikmah)

 

© Copyright WEBSITE RESMI SMP IT DARUL HIKMAH PASAMAN BARAT 2010 -2011 | Design by | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.