Berita Terbaru :

Minggu, 01 Mei 2016

KEUTAMAAN MAKAN MENGGUNAKAN TANGAN



oleh: Kusrin (dimuat di kolom SMS Singgalang, 22 April 2016)


Makan merupakan kebutuhan setiap makhlup hidup. Kebutuhan makan merupakan hal sekunder bagi kelangsungan hidupnya. Manusia yang diciptakan dengan sebaik-baik bentuk merupakan makhluk yang mulia yang telah Allah ciptakan lengkap dengan anggota tubuhnya. Dengan kelengkapan anggota tubuhnya itu dituntut untuk berbuat yang terbaik dalam setiap aktifitasnya, termasuk aktifitas dalam makan.
Makan menggunakan tangan merupakan ajaran yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Makan menggunakan tangan merupakan sunnah Rasul,             khususnya menggunakan tangan kanan, dari Umar Ibnu Salam  Rasulullah SAW bersabda kepada saya: “sebutlah nama Allah dan                                                             makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari  yang terdekat darimu.   “ (HR. Bukhari-Muslim)
Islam menganjurkan umatnya makan menggunakan tangan. Tentu saja dalam hal ini makanan yang bisa diambil menggunakan tangan. Lantas apa manfaat makan menggunakan tangan?. Apakah sebatas sebuah kebiasaan sebuah daerah, atau sebuah negara dan sebuah agama. Namun fakta membuktikan bahwa tangan relatif heginis daripada sendok, garpu, dengan alasan:
1.       Tangan dibasuh oleh pemiliknya sendiri, sehingga dapat diketahui taraf kebersihannya. Sedangkan sendok dibasuh oleh orang lain yang belum tentu memenuhi standar bersih.
2.       Tangan hanya digunakan oleh pemiliknya saja. Sedangkan sendok dan garpu bisa dipakai bergantian dengan mulut yang bergantian pula.
3.       Kebersihan tangan lebih dipercaya sebab tangan senantiasa bersama pemiliknya, sedangkan sendok ada hanya saat diperlukan saja.

Makan menggunakan tangan terbukti lebih menyehatkan. Hal ini karena dalam tangan terdapat enzim RNAse yang dapat mengikat bakteri, sehingga tingkat aktivitasnya sangat rendah ketika masuk bersama makanan ke seluruh pencernaan tubuh.

Pada dasarnya, tujuan utama enzim RNAse ini digunakan dalam analisis genetik, dengan tujuan mendegradasi RNA, sehingga yang tinggal dari sebuah sel hidup adalah DNA-nya. Enzim ini selalu terkandung dalam jari-jari dan telapak tangan manusia, sehingga dengan asumsi sudah dilakukan uapaya menghigeniskan tangan sebelumnya-proses penyuapan yang bisa mengikat sel bakteri, sehingga sel bakteri tidak maksimal. Begitu makanan masuk kesaluran pencernaan, enzim ini akan ikut mengikat pergerakan bakteri hingga ke saluran pembuangan. Sebaliknya, jika manusia makan menggunakan (misal) sendok, tidak ada yang bisa menahan laju aktifitas bakteri yang terkandung, baik di makanan atau alat makan yang dipakai.
Jadi mulai sekarang mari kita makan menggunakan tangan sendiri, lebih terasa nikmat dan menyehatkan. (dari berbagai sumber).                                                                                                                                                                                                              
 

© Copyright WEBSITE RESMI SMP IT DARUL HIKMAH PASAMAN BARAT 2010 -2011 | Design by | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.