Berita Terbaru :

Rabu, 24 Februari 2016

Selamat Bekerja ‘Saiyo’

| Abri Maijon |
(Kepala SMP IT Darul Hikmah, Pasaman Barat)

Drs. H. Syahiran dan Yulianto, SH telah resmi dilantik Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi, M.Sc, Jumat 17 Februari 2016 lalu. Meraka kini menjabat sebagai Bupati/Wakil Bupati Pasaman Barat periode 2016 – 2021. Syahiran-Yulianto adalah satu diantara 12 pasangan kepala daerah  di Sumatera Barat yang dilantik gubernur dalam waktu bersamaan.
Kita sampaikan ucapan selamat untuk keduanya, dan ucapan terimakasih kepada mantan Bupati Baharuddin, dan Pj. Bupati Fajaruddin atas kerja keras serta keberhasilannya. Mereka telah berjasa dan berbuat dengan apa yang mereka bisa.
      Syahiran-Yulianto (Saiyo) adalah putra terbaik Pasaman Barat dan keduanya merupakan orang yang cukup memahami tentang asam garam kabupaten hasil pemekaran ini. Syahiran sebelumnya adalah Bupati Pasaman Barat periode 2005 – 2010, dan Yulianto Ketua DPRD Pasaman Barat 2010 – 2015. Lima tahun ke depan rakyat memberikan kepercayaan penuh kepada mereka berdua menahkodai pemerintahan dan melaksanakan visi pembangunan untuk mengayomi dan mensejahterakan rakyat Pasaman Barat. Kita tentu mendukung segala niat baik untuk membenahi negeri ini mengejar berbagai ketertinggalan sehingga mampu berdiri sejajar dengan kabupaten/Kota lain.
     Berdasarkan track record keduanya tentu memahami dari mana akan memulai pekerjaan. Kita yakin mereka akan mampu memetakan potensi wilayah Pasaman Barat berdasarkan keunggulan masing-masing, mengkaji kekurangan, dan merubah tantangan menjadi peluang.
         Tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menjadikan kabupaten dengan julukan ‘tuah basamo’ keluar dari daftar sebagai salah satu daerah tertinggal di Sumatera Barat. Oleh karenanya dibutuhkan kerja sama dan sinergi Pemprov dan Pemkab mencapai target. Tentu saja butuh proses dan tahapan. Karena ini bukan pekerjaan ringan.
         Diantara indikator ketercapaiannya adalah, bagaimana akses ke daerah terisolir dan sulit dapat dibuka, sehingga daerah dimaksud dapat dimasuki tanpa hambatan berarti. Di samping itu tingkat kesejahteraan masyarakat terus tumbuh membaik. Sehingga angka kemiskinan berangsur-angsur juga berkurang.
       Pamong Senior Rusdi Lubis pada HUT Pasbar ke-12, 7 Januari 2016 lalu menyampaikan, Kabupaten Pasaman Barat masih tergolong daerah tertinggal di provinsi Sumatera Barat, daerah ini butuh perbaikan menyeluruh disegala bidang. Selain angka kemiskinan, Pasbar masih mengantongi sejumlah daerah terisolir, serta kondisi ekonomi warganya yang belum stabil, kendala lain yang patut menjadi perhatian adalah sektor pendidikan.
          Daya jual hasil produksi pertanian yang sangat rendah  dan naik turun adalah salah satu bukti ekonomi masyarakat yang tidak stabil. Hari ini sebagian petani kita seolah frustasi dengan fluktuatif produk pertanian. Mereka menjerit harga jual yang sangat rendah. Sebut saja harga Sawit yang jatuh, jagung dan lainnya, membuat masyakarakat mengalih fingsi lahan pertanian dengan tanaman lain. Padahal tanaman itupun belum jelas prospeknya. Pemerintah perlu memberi pelatihan yang berkelanjutan terhadap para petani.
Oleh karenanya duet Saiyo sedapat mungkin menitik beratkan perhatian kepada harga jual produksi pertanian, membangun infrastruktur di daerah tertinggal dan terisolir, juga memperhatikan peningkatan mutu pendidikan, peningkatan sarana kesehatan seperti puskesmas, puskesmas pembantu dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Selamat bekerja Saiyo! 
 

© Copyright WEBSITE RESMI SMP IT DARUL HIKMAH PASAMAN BARAT 2010 -2011 | Design by | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.