Berita Terbaru :

Rabu, 25 Maret 2015

Aku dan Asrama Ku




Oleh: Anggun Ayu Selvia  
(Siswa Kelas VIII Akhwat, SMP IT Darul Hikmah) 
 


Inilah pengalaman pertamaku hidup jauh dari orangtua. Terasa sangat menyedihkan jika berpisah dari orangtua walaupun perpisahanku untuk menuntut ilmu. Menempuh pendidikan di sekolah yang memiliki asrama merupakan keinginanku.
Ketika masih duduk di kelas enam SD, aku meminta kepada orangtuaku agar disekolahkan disekolah yang memiliki asrama. Alasannya aku ingin hidup mandiri, disiplin, dan rajin beribadah.
Setelah tamat SD, keinginanku terwujud. Pilihan itu jatuh pada SMP IT Darul Hikmah. Alasanku dan orangtua memilih sekolah ini karena sekolah ini memiliki program unggulan yaitu tahfizul qur’an atau bahasa Indonesianya menghafal al-qur’an. Walaupun di kabupaten Pasaman Barat memiliki banyak pondok pesantren tetapi setingkat SMP hanya sekolahku yang memiliki program unggulan tahfiz.
Aku akan menceritakan kehidupanku di asrama. Pertama kali aku masuk sekolah tepatnya bulan ramadhan lalu. Sesampainya sekolahku, aku langsung mencari tempat tidur dan lemari yang sudah diberikan nomor sesuai absensi dikelas. Jadi tidak ada pilih – pilih lemari atau tempat tidur.
Kehidupan awal menjalani kehidupan di asrama dirasakan sangat memberatkan. Kami dibiasakan dengan jadwal yang sangat padat. Semua kegiatan diatur dengan ketat mulai dari mandi, makan, program tahfiz, kegiatan mandiri, sekolah, dan lain – lain. Singkatnya dari bangun tidur sampai tidur lagi ditetapkan waktunya dan diawasi oleh para ustadzah.
Setelah dua bulan aku disini. Berbagai macam tingkah laku teman – teman dan perjuangan kehidupan diasrama mulai dirasakan. Tidak jarang aku mendapatkan perlakuan tidak diacuhkan oleh teman diasrama. Ada juga yang berbicara dengan nada kasar. Tetapi ya sudahlah. Aku berfikir husnuzan saja kepada mereka. Mungkin suara mereka bernada tinggi bukan karena marah tetapi kebiasaan dari keluarga mereka. Fikirku jangankan berbeda keluarga atau daerah asal sedangkan kakak beradik saja memiliki sifat yang berbeda. Ayah dan ibuku berpesan: “ Pandai – pandailah menjaga sikap dan kebersamaan karena akan menjadi kebahagiaan dan ketentraman”.
Mengingat pesan orangtuaku, aku selalu hati – hati menjaga sikap. Dan aku menyadari bahwa keberadaanku disini bukan untuk mencari musuh tetapi sahabat seperjuangan untuk menuju syurga. Menurutku inilah bumbu – bumbu perjuangan atas keinginanku sejak SD.
Seperti yang kuceritakan diawal tentang keinginanku tinggal diasrama adalah untuk satu kata mandiri. Mandiri; mandi sendiri, makan sendiri, dan mencuci sendiri. Tidak hanya itu yang aku dapatkan sejak tinggal diasrama. Aku juga mulai membiasakan untuk mengontrol keuangan sendiri, seperti jajan, infak, dan lain - lain.
Selain itu aku juga terbiasa dengan kegiatan lainnya seperti gotong royong asrama. Setiap hari minggu kegiatan diasrama adalah hari bersih – bersih lingkungan asrama termasuk merapikan isi lemari dan dipan masing – masing.
Tetapi ada yang membuatku sedih kepada teman yang dipannya bersebelahan denganku. Dipannya berantakan dan kotor, buku – bukunya berserakan padahal ustadzah selalu mengingatkan tentang kerapian dan kebersihan.
Dalam kehidupan asrama, untuk mengingatkan tentang kebersihan tidak hanya oleh para ustadzah. Aku merasa terpanggil untuk mengingatkannya. Tetapi sayangnya ketika diingatkan dia malah marah. Walaupun tetap dikerjakan apa yang kukatakan tetap saja terlihat ketidakikhlasannya.
Dari ustadzah pernah kudengar bahwa kita itu hidup saling membantu dan saling mengingatkan. Jika hari ini aku mulai memahami tentang pentingnya menjaga kebersihan sedangkan temanku belum maka disitulah saatnya aku mengingatkannya. Dan banyak lagi yang harus kuingatkan sambil mengingatkan diri sendiri.
Kehidupan diasrama dan keinginanku untuk mandiri dari kecil menjadi ceritaku dibalik tembok sekolah. Walaupun kehidupanku “ terpenjara ” dalam kehidupan asrama tetapi disinilah aku mulai belajar banyak hal. Berbagai hal yang akan menjadi bekalku saat dewasa nantinya.

*dimuat dalam Koran Harian Singgalang edisi Rabu ( 4 Maret 2015 )
 

© Copyright WEBSITE RESMI SMP IT DARUL HIKMAH PASAMAN BARAT 2010 -2011 | Design by | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.