Berita Terbaru :

Minggu, 08 Februari 2015

Sudut Pandang | Menghimpun Kekuatan Dari Masalah

Oleh | Fadiya Haura Thalista
*dimuat dalam koran harian Singgalang edisi Rabu ( 04 Februari 2015 )

Setiap manusia pasti memiliki masalah. Baik dia seorang pemimpin atau sebagai orang biasa. Semuanya tidak terlepas dari masalah. Diantara banyak manusia ada yang beranggapan masalah bukanlah masalah. Namum, mirisnya masalah yang datang silih berganti tidak jarang membuat orang menjadi putus asa.

Masalah banyak versi dan macamnya. Mulai dari masalah dengan teman, keluarga, bahkan masalah dengan diri sendiri. Mengenai masalah dengan teman penulis mempunyai sebuah cerita sederhana.

Suatu hari tepatnya pada jam olahraga dua sahabat saya bertengkar. Masalahnya sangat sepele. Salah satu teman tanpa sengaja menumpahkan air minum ke sepatu teman yang lain hingga basah. Alhasil dengan kejadian tersebut, si teman yang mempunyai sepatu tersebut sangat marah. Saya beranggapan masalah tersebut bisa diselesaikan dengan ungkapan kata “maaf”. Ternyata bagi mereka tidak semudah itu menyelesaikannya. Itulah salah satu masalah sederhana yang ada dalam kehidupan.

Masalah adalah ujian/cobaan kehidupan yang diberikan Allah. Dengan adanya masalah, kita “ditugaskan” untuk menyelesaikannya. Bahkan bagi sebagian orang masalah itu ibarat malapetaka. Padahal kadar masalah itu tidak akan melebihi kemampuan seseorang. Karena Allah telah berfirman dalam surat Al – Baqarah ayat 286 yang berarti: “ Allah tidak akan membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya….”.

Oleh karena itu kita jangan berputus asa menghadapi cobaan kehidupan. karena dengan adanya masalah membuat kita memperoleh kebaikan. Allah juga mengingatkan kita dengan janji kemudahan dalam kesulitan dalam surat Al – Insyirah ayat 5 – 6.

Beragam cara setiap orang menyikapi masalah. ‘Ingin Lari dari kehidupan’ mungkin inilah kebanyakan dari keinginan manusia. ‘Bagaimana caranya keluar dari masalah?’ mungkin inilah pertanyaan yang sering muncul. ‘ Masalah tak kunjung selesai’, mungkin inilah ocehan yang sering didengar. Dan berbagai versi lainnya.

Masalah itu tidak pernah absen seperti anak sekolahan atau orang kantoran. Tidak peduli kita sudah siap atau belum. Tidak peduli kita senang atau sedih. Sering kita rasakan masalah ini belum selasai tetapi masalah lain sudah datang. Akhirnya menumpuk dan membuat kepala ingin meledak.

Masalah selalu “mengintai” setiap orang. Karena makhluk ciptaan Allah selalu akan diuji keimanannya. Contohnya bencana alam seperti gempa bumi. Gempa bumi terjadi sering merubuhkan banyak rumah, mengubur banyak harta, dan menghilangkan nyawa – nyawa manusia, menimbulkan penyakit, dan sebagainya.

Tetapi yakinlah dengan adanya masalah, Allah ingin melihat apakah kita masih bisa tetap bersabar dan bersyukur atau tidak meskipun diberikan cobaan. Allah ingin menguatkan iman kita supaya kita bisa menjadi hamba Allah yang lebih kuat.

Satu hal yang sangat penting untuk difahami bahwa masalah itu sesuai dengan kemampuan seseorang. Sehingga kita harus mempercayai diri sendiri dan dengan pertolongan Allah kita pasti bisa untuk melewatinya. Sehingga dengan banyaknya masalah berarti kita sedang menghimpun kekuatan. Insya Allah.
 

© Copyright WEBSITE RESMI SMP IT DARUL HIKMAH PASAMAN BARAT 2010 -2011 | Design by | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.