Berita Terbaru :
Headlines :

Entri Populer

Hasil Seleksi PPDB Gel II 2014 | KLIK DISINI

Kisah Inspiratif

Prestasi

Berita Sekolah

Jumat, 31 Oktober 2014

Rangkaian Lomba SEMARAK MUHARRAM di SMP IT DARUL HIKMAH

Tak se-Semarak tahun baru Masehi. Dimana setiap pergantian tahunnya selalu gegap gempita dengan warna warni kembang api dan berisiknya terompet. Setiap media massa memberitakan, setiap pusat perbelanjaan memeriahkan tahun baru masehi itu.

Namun jauh berbeda jika terjadi pergantian tahun baru Hijriyah. Hanya hening, luput dari banyak pemberitaan media massa. Bahkan banyak yang tidak sadar kalau Bulan Zulhijjah sudah berlalu dan Muharram sudah menyambut.

Sama hal terjadi pada tahun ini. Pada tanggal 25 November 2014, atau tepatnya semenjak tenggelamnya matahari tanggal 24 November 2014 kita sudah berada pada tahun baru 1436 Hijriyah. Dimulainya 1 Muharram di tahun baru ini.

Akan tetapi memang bukan gegap gempita atau warna warni kembang api yang diinginkan dalam menyambut tahun baru Hijriyah ini. Bukan juga semaraknya pesta-pesta yang melenakan untuk memeriahkannya. Hanya yang diperlukan adalah muhasabah diri bagi setiap pribadi terutama Muslim - yang mana tahun hijriyah adalah tahun dan kalendernya Ummat Muslim.

Memang untuk menyemarakkannya sebagaimana Semaraknya tahun baru masehi, masih jauh usaha untuk itu. Namun langkah-langkah yang memungkinkan adalah usaha untuk mengingatkan selalu Ummat Muslim bahwa mereka masih memiliki tahun dan kalender untuk mereka yang memiliki kisah sejarah apik dan penuh perjuangan.

Oleh karena itu, dalam rangka menambah Semarak masuknya Tahun Baru 1436 Hijriyah, SMP IT Darul Hikmah mengangkatkan beberapa perlombaan. Yakni berupa OLIMPIADE PAI, LOMBA ASMAUL HUSNA dan LOMBA PIDATO dengan tema SEMARAK MUHARRAM. Acara ini direncanakan akan diikuti oleh Siswa SD Se-Kabupaten Pasaman Barat.

Acara yang akan diselenggarakan di Lokasi Kampus SMP IT Darul Hikmah ini memperebutkan hadiah total hadiah Rp. 3.000.000. Di samping itu juga ditambahkan bingkisan hadiah untuk para peserta terbaik.

Untuk ketentuan bagi peserta, berikut saya lampirkan Pamflet acara "Semarak Muharram" yang juga pada saat ini sedang disebarkan, Insyaallah ke seluruh SD se-Kabupaten Pasaman Barat.




Rabu, 22 Oktober 2014

Miris Jalan Rayaku!




Mohon Maaf Ust, tidak bisa hadir piket (sekolah), saya dapat musibah kecelakaan jatuh dari sepeda motor. Begitu pesan masuk sebuah Short Massage Service (SMS) ke nomor handphone saya dari salah seorang guru di sekolah pagi ini. Tadinnya sempat berfikir kenapa sudah hampir jam 7.30 WIB petugas piket sekolah belum datang, biasanya jam 7.00 WIB guru piket sudah standby di meja piket memulai aktifitas sekolah. Apa lagi guru yang memberi kabar ini termasuk tenaga pendidik yang disiplin dengan amanahnya.
Dengan penuh harap cemas saya sempatkan menelpon memastikan kondisi yang bersangkutan, dari ujung telepon ia sampaikan sekujur tubuh luka serius dan memar akibat jatuh dari sepeda motor, terjebak masuk ke dalam lobang besar dan dalam di depan kampus Akbid Pasaman Barat.
Begitulah. Kondisi jalan raya melintasi kabupaten yang dijuluki tuah basamo itu memang sangat memprihatinkan. Menyayat hati! Terutama dari batas Pasaman Barat menuju RSUD Pasbar. Ruas menuju Ujung Gading dari pusat ibu kota kabupaten juga tidak jauh berbeda kondisinya. Semua orang yang melewati jalur daerah ini pasti akan mengatakan lelah, badan sakit-sakit, dan seterusnya. Perjalanan dari ibukota Provinsi menuju Pasaman Barat yang biasa bisa ditempuh dalam waktu 3 jam, kini mencapai 5 sampai 6 jam. Jalur transportasi dari Simpang Gudang (Agam) menuju Pasaman Barat juga dalam kondisi rusak berat dan luluh lantak.
Saya sempat berceloteh dengan teman, apa yang salah dengan negeri ini. Dari tahun ke tahun terus berhadapan duka dan derita tentang jalur transportasi. Keluar dari rumah, kita mulai berhadapan dengan ribuan lobang yang menganga tersebar disepanjang jalan raya yang juga berukuran sempit itu. Beberapa ruas jalan memang belum pernah diperbaiki sejak saya dilahirkan di Pasaman Barat, 32 tahun lalu. Perbaikannya hanya sekedar ditambal. Jika hujan datang tambalannya kembali terkelupas dan lobangnya kembali datang.
Berapa lagi yang korban berjatuhan seperti cerita pilu diawal tulisan ini. Itu salah satu kejadiannya saja. Sudah tidak terhitung jumlah yang berjatuhan dan berurusan dengan rumah sakit akibat lobang di jalan raya. Bahkan juga ada korban yang meregang nyawa akibat kecelakaan karena melintasi jalan berlobang seperti di depan Rumah Makan Bernama.
Protes warga seperti menanam pisang, ubi, dan membuat model pocong di tengah jalan rusak juga sudah acap kali terjadi. Menurut saya itu wajar dilakukan, sebagai bentuk kritik bahkan amarah di tengah kondisi yang terus terjadi.
Manajemen pemakai jalan di negeri petro dollar ini terkesan juga sangat buruk. Tidak tanpak ada pengawasan dan ketegasan. Semua angkutan berbagai ukuran dan muatan bebas saja hilir mudik. Truk serta tronton berisi sawit dimuat melampaui bak truk dan melebihi tonase adalah salah satu penyebab hancurnya jalan di Pasaman Barat. Termasuk mobil CPO kelapa sawit yang tidak berimbang dengan kekuatan kualitas aspal jalan. Saya tidak tahu bagaimana bentuk kontribusi peusahaan-perusahan kelapa sawit dengan CPO-nya dengan daerah ini, sehingga merka tidak mengambil pusing berbagai kerusakan yang terjadi.
Mestinya pemerintah birdiri lebih tegas kuat dengan aturan dan komitmen, menindak tegas truk-truk yang over kapasitas. Apa lagi truk sawit yang muatan berlebih dari ukuran bak truk, tentu saja membahayakan pengguna jalan lain juga. Seperti yang pernah terjadi truk muatan TBS, dan TBS-nya tumpah berceceran dijalan akibatnya pengguna jalan dibelakangnya yang menanggung akibat.
Jembatan timbangan atau sejenisnya seharusnya dimiliki kabupaten Pasaman Barat, sehingga truk dan tronton itu terseleksi. Jalan raya dan pengguna jalan lainnya juga lebih terjaga. Aparat keamanan juga harus bertindak lebih tegas, sangat nyata di depan mata truk yang diisi dengan melebihi badan truk adalah membahayakan, apa lagi dengan kondisi jalan rusak truk ‘raksasa’ itu terlihat oleng, dan beberapa kali juga pernah terguling. Terlihat tumpah ruah CPO dan ceceran TBS dijalan fasilitas milik umum itu. Sekali lagi pihak keamanan harus tegas, setegas tindakan bagi pengendara yang tidak menggunakan helm.

Pemerintah memang sudah memulai pengerjaan jalan menuju kabupaten dengan Ibu Kota Simpang Empat itu. Terlihat kesibukan pengerjaan proyek sepanjang jalan. Kita patut bersyukur dan berterimakasih.  Namun, harapan semua pihak, kerusakan dan lobang sepanjang jalan itu tidak menunggu  pengerjaan mega proyek itu tuntas. Kita ingin seperti kabupaten/kota lain di Sumatera Barat yang jalan rayanya mulus dan nyaman.  

Penulis: Abri Maijon (Guru SMA IT dan SMP IT Darul Hikmah)





Info PPDB

Artikel Siswa

Artikel

OSIS

Profil Sekolah

 

© Copyright WEBSITE RESMI SMP IT DARUL HIKMAH PASAMAN BARAT 2010 -2011 | Design by | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.