Berita Terbaru :
Headlines :

Profil Guru

Abri Maijon S.Pd.

Abri Maijon S.Pd Sekilas membaca namanya, orang menebaknya sebagai seorang TNI. Namun dia bukanlah sosok yang berlatar...

Kusrin, S.PdI

 Kusrin, S.PdIPria kelahiran Tanjung Pangkal 18 November 1984 ini dikenal sebagai seorang Dai....

Suci Ramadhani, SS

 Suci Ramadhani, SS Perempuan kelahiran Bangkinang 7 Juli 1983 ini tercatat sebagai orang lama di SMP IT Darul Hikmah....

Firdaus

 Firdaus Pria ini memang tidak banyak bicara, tapi sekali bicara ucapannya luar biasa....

Indra Budiman, MA.

 Indra Budiman, MA Ust Indra, begitu ia disapa. Pria kelahiran 1 November 1982 ini diamanahkan sebagai guru PAI SMP IT Darul Hikmah Ia menyibukkan dirinya...

Abdul Hadi, Lc

Abdul Hadi, Lc Beliau akrab dipanggil Ust Hadi. Lahir di Padang Panjang, 16 April 1982. Ayah 1 anak ini merupakan urang sumando, Pendidikan...

Agus Hendra

Agus Hendra Ust Agus, nama akrab beliau lahir di Sidomulyo 09 Agustus 1985. Terkenal kocak dan akrab bersama anak-anak…

Heppi Suriya, S.Pd

 Heppi Suriya, S.Pd Sosok yang dekat dan akrab dengan Anak-anak akhwat (putri), diasrama dan sekolah beliau dipanggil zah Heppi. …

Rahmat Illahi, S.Ds

Rahmat Illahi, S.Ds Ust. Rahil, begitu beliau akrab dipanggil. Orang Bukittinggi asli. Ia mengikuti pendidikan SD Islam Al-Ishlah…

Salman, S.SosI

 Salman, S.SosI Jika ada yang bertanya siapa yang mengurusi bagian konseling siswa di SMP IT Darul Hikmah…

Wiwid Widyaningsih, ST

 Wiwid Widyaningsih, ST Perempuan kelahiran Bandung 17 Mei 1975 ini diberikan amanah sebagai guru bidang studi IPA di SMP IT Darul Hikmah.....

Hermalini, S.Pd

 Hermalini, S.Pd Ustazah Lini, begitu ia akrab disapa. Perempuan kelahiran Air Bangis, 7 Juli 1987 ini ditugaskan sekolah...

Zul Isnaendi

 Zul Isnaendi Pria ini terkenal kocak dan cukup dekat dengan anak-anak. Segudang program sekolah bersama wakil kepala bidang kesiswaan …

Belli Rada Putra

 Belli Rada Putra Ust Belli, begitu ia akrab dipanggil. Pria kelahiran Rabbi Jonggor 11 Desember 1989 diamanahkan sebagai pembina asrama putra SMP IT Darul Hikmah....

Bagus Styo Wiyono, S.Si

 Bagus Styo Wiyono, S.Si Akrab dipanggil Ust. Bagus. Lahir di Kediri, 23 Maret 1986. Tamatan FMIPA jurusan Matematika ini dikenal...

Setio Wiyono, S.PdI

 Setio Wiyono, S.PdI Beliau orang jawa asli. Sosok guru yang dikenal ramah, mengajar bidang studi Bahasa Inggris. Lahir di Purworejo,...

Afrizal S.PdI

 Afrizal S.PdI Ust. Af, begitu ia akrab disapa. Pria Kelahiran Kumpulan 14 April 1988 ini diamanahkan sebagai musyrif...

Rahma Dhia Sucy, S.PdI

 Rahma Dhia Sucy, S.PdI Ia disapa Ustazah Rahma. Kelahiran Koto Baru, 1 April 1990. Dikenal sebagai sosok guru yang ramah dan disenangi...

Sinta Iryani, S.Pd

 Sinta Iryani, S.Pd Ustazah Riri, adalah sapaan ibu dua anak ini. Kelahiran Kumpulan, 11 Agustus 1985. Diamanahkan mengajar bidang studi IPS....

Deni Kurniati, S.Si

 Deni Kurniati, S.Si Ustzah Denia, begitu ia dipanggil. Selain sebagai guru Biologi, beliau diberi amanah sebagai musyrifah (pembimbing asrama putri)....

Deni Hendrianto, SIQ, S.PdI

 Deni Hendrianto, SIQ, S.PdI Ust. Deni begitu sapaan akrab beliau, dikenal sebagai seorang guru paling ceria diberbagai keadaan. Kelahiran Bandarejo, 09 Agustus 1985....

Emziwar, S.PdI

 Emziwar, S.PdI Beliau biasa dipanggil Ust. Em. Kelahiran Talu, 10 Oktober 1981. Diamanahkan untuk bisa membimbing....

Elvi Novia S., S.Si

 Elvi Novia S., S.Si Ustazah Epi, nama panggilan dari sosok guru yang disiplin ini lahir 21 November 1989 di Kapa Pasaman Barat, Mengampu mata pelajaran IPA ...

Zelsi Azima, A.Md

erwin Sosok yang satu ini biasa dipanggail ustzah Isil. Kelahiran Padang 5 Juni 1985 span>

Atna Dewi, SH

 Atna Dewi, SH Kelahiran Air Meruap, Kinali tahun 1988 ini merupakan guru mata pelajaran PPKN di SMP IT Darul Hikmah....

Elvi Rahmi, Lc

 Elvi Rahmi, Lc Sosok yang bergabung dengan SMP IT Darul Hikmah ini mengemban amanah sebagai penanggung jawab program tahfizul Quran bersama suaminya Ustad Abdul Hadi...

Nadiyah Syarifa, S.Pd

 Nadiyah Syarifa, S.Pd Kelahiran Padang Panjang, 10 Januari 1988 ini merupakan lulusan Universitas Negeri Padang jurusan Bahasa Indonesia....

Delfitriana, S.Pd

 Delfitriana, S.Pd Ustzah Del, sapaan akrab beliau, merupakan kelahiran Solok 22 Desember 1991. Menempuh pendidikan tinggi di Universitas Negeri Padang...

Misri Wulanda, S.PdI

 Misri Wulanda, S.PdI Sosok yang satu ini biasa dipanggail ustzah Misri. Kelahiran Malampah 2 Februari 1990 ini menempuh pendidikan...

Rozanna Ismarika, S.Pd

 Rozanna Ismarika, S.Pd Ustazah Zana, sapaan akrab beliau, merupakan kelahiran Air Bangis 26 Maret 1988. Menempuh pendidikan tinggi...

Denny Wani S., S.Pd

 Denny Wani S., S.Pd Sosok yang bergabung dengan SMP IT Darul Hikmah ini mengemban amanah sebagai....

Lika Wati S.Pd

 Lika Wati S.Pd Biasa dipanggil ustazah LIka, sosok yang bergabung dengan SMP IT Darul Hikmah ini mengemban...

Mailiza Rahmi, S.Pd

 Mailiza Rahmi, S.Pd Ustazah Rahmi, nama panggilan dari sosok guru SMP IT Darul Hikmah ini lahir 7 Mei 1989 di Plasma III Pasaman Barat. Mengampu mata pelajaran Matematika...


Artikel Guru

Nasihat

Kisah Inspiratif

Prestasi

Artikel

Puisi

Kamis, 08 Juni 2017

SMP IT Darul Hikmah Raih Nilai UN Tertinggi


(Oleh: Humas)

Raudatul Fauziyah siswi SMP IT Darul Hikmah Pasaman Barat meraih nilai tertinggi Ujian Nasional (UN) se-Kabupaten Pasaman Barat, Fauziah Meraih nilai UN dengan jumlah total 371,5.

Siswa kelahiran Kajai ini mendapat nilai untuk mata pelajaran Bahasa indonesia 88, Bahasa Inggris 86, Matematika 97,5, dan IPA 100, tanda kelulusan tingkat SMP/MTs di Pasaman barat diumumkan secara serentak pada 2 Juni 2017.

Disamping sebagai peraih nilai tertinggi, SMP IT Darul Hikmah juga meraih nilai rata-rata UN tertinggi tingkat Pasaman Barat, Drs. H. Irwan selaku kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Pasaman barat memberikan apresiasi yang sangat positif atas prestasi Darul Hikmah yang konsisten dengan tahun sebelumnya, “Untuk tingkat pasaman barat SMP IT Darul Hikmah juga masih tetap menjadi nilai rata rata tertinggi, disusul SMP N 1 Pasaman dan SMP N 4 Talamau.


Beliau mengatakan dilihat dari rata-rata nilai hasil UN tingkat SMP/MTs di Sumatera Barat tahun ini menunjukkan hasil yang positif yakni adanya peningkatan rata-rata dari tahun lalu, “ditahun ini kita memang lebih fokus pada aset, sehingga menjadikan lalai untuk mutu pendidikan, tapi alhamdulillah berkat doa dan usaha bersama pasaman barat naik dari peringkat 19 ke 14” katanya dengan bangga pada kamis 01 Juni lalu.

Kamis, 02 Maret 2017

Suhartono : Hidup Harus Mempunyai Target



Oleh: Humas

Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP-IT) Darul Hikmah menggelar Taining Motivasi, kegiatan ini mengusung tema yang berjudul “Membentuk karakter pribadi sukses sejak dini”, Aula SMPIT Darul Hikmah, Rabu (23/2). Training motivasi ini dihadiri seluruh civitas akademika.

Selain itu Masnil S P selaku pembina yayasan Darul Hikmah membuka secara resmi acara, Masnil juga  memberikan pengarahan terkait kegiatan yang akan berlangsung.

Kegiatan ini disponsori oleh Penerbit Erlangga yang diwakili oleh Hasan, selain menjadi sponsor Erlangga juga memberikan motivasi kepada siswa terkait pentingnya membaca dan menggali ilmu lewat buku. “Dengan membaca kita akan mendapatkan masa depan yang lebih cemerlang,” jelas Hasan penuh semangat yang disambut dengan suara tepuk tangan peserta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Indra Budiman MA selaku kepala Sekolah SMP IT Darul Hikmah, selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Pimpinan Pusat Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia (PPJSIT) sekaligus memberikan motivasi belajar pada siswa, Suhartono menegaskan bahwa apapun yang dicita-citakan harus diupayakan untuk mewujudkannya, "Cita-cita yang kita miliki harus kita upayakan, karna tidak ada yang tidak mungkin selama kita mempunyai kemauan," tegasnya yang disambut gemuruh takbir seluruh siswa.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa hidup harus memiliki target, “Kita harus membuat target di dalam hidup kita setinggi tingginya karena, karna apapun yang kita inginkan adalah mungkin ‘youre what you think’,” tambah Suhartono. (Humas)

Jumat, 06 Januari 2017

HUT ke-13, dan Pasbar yang Religius

Abri Maijon
Guru di SMP IT Darul Hikmah Pasaman Barat

Hari ini, tanggal 7 Januari 2017 Kabupaten Pasaman Barat genap berumur 13 tahun. Pasaman Barat dibentuk dari hasil pemekaran Kabupaten Pasaman berdasarkan UU No.38 Tahun 2003. Daerah bersemboyan tuah basamo ini terus memperlihatkan geliatnya sebagai kabupaten yang berkembang dan bergerak maju. Negeri ini terkenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah. Potensi terbesar Pasaman Barat terletak pada sektor perkebunan kelapa sawit, jagung dan jeruk.
Memperingati hari jadi yang dilakukan setiap tahun tentu saja mempunyai pesan dan makna khusus bagi pemerintah daerah beserta pihak terkait dan juga kita sebagai warga. Sebagai momentum dalam rangka perbaikan kinerja, memperkokoh semangat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik pada masa selanjutnya. Yang sudah baik harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan.
HUT Pasaman Barat yang ke-13 sekaligus mereview sejumlah harapan dan impian warga yang belum terlaksana, serta menetapkan sejumlah program perbaikan. Melakukan evaluasi secara mendalam tentang apa saja yang telah dicapai dan yang belum diraih selama ini. Namun begitu, tiada yang lebih pantas dari pada mengungkapkan rasa syukur. Sekecil apapun kemajuan dan keberhasilan pembangunan Pasaman Barat yang kita rasakan hari ini tak lepas  dari rahmat Allah, tuhan yang maha kuasa.
Pasaman Barat kini, ada sebuah suasana berbeda yang luar biasa kita rasakan, yakni meningkatnya semangat spritual sebagian besar warga. Hadirnya berbagai kegiatan positif berbasis masjid yang digerakkan oleh warga dan pemuka. Inilah bagian dari suasana kesejukan yang berbeda itu.
Tak sampai disana, bak gayung bersambut berbagai kegiatan keagamaan juga mendapat sambutan hangat dari Pemda Pasaman Barat dalam hal ini Bupati dan Wakil Bubati. Keduanya kerap hadir memberikan sambutan dan dukungan serta turut serta bersama warga. Begitu juga lembaga MUI memberikan sokongan kuat, kementerian agama, kepolisian, ormas-ormas islam, para mubaligh dan tokoh-tokoh adat, pemuda, hingga pelajar.
Gelombang kebangkitan umat menjelma dalam beragam bentuk kesadaran baru, kegiatan spiritual yang mengharu biru dan kecintaan yang mendalam terhadap agama. Sejumlah kegiatan cikal bakal kebangkitan itu seperti gerakan magrib mengaji, gerakan subuh berjamaah, gerakan mengaji 30 Juz Al Quran yang diprakarsai ratusan pelajar Pasaman Barat di malam pergantian tahun, serta Pasaman Barat berzikir yang menghadirikan kristolog nasional Irene Handono yang digelar di halaman kantor Bupati Pasaman Barat. Terlihat hamparan massa memadati lapangan komplek kantor bupati setempat mengikuti rangkaian kegiatan zikir dan doa.  
Kebangkitan spiritualitas umat Islam Pasaman Barat mesti dimaknai secara positif terutama bagi pemerintah daerah dan stake holder terkait. Ini momentum yang tepat dalam rangka merajut kekuatan umat menuju kesolehan diri dan masyarakat. Hidupnya aktivitas-aktivitas keislaman mesti diapresiasi dan diberikan dukungan penuh. kita berharap semangat kebersamaan melalui beragam kegiatan ‘kembali ke surau’ terus bertahan kuat dan mengalir hingga ke setiap penjuru sudut Pasaman Barat.
Dengan begitu berbagai penyakit masyarakat (pekat) yang mengancam keselamatan masyarakat Pasaman Barat dapat diminimalisir, di samping penegakan hukum juga tetap berjalan tegas. Kita tidak menutup mata atas angka kriminalitas yang terjadi di bumi Pasbar, namun upaya prefentif dan pembinaan kepada masyarakat tidak boleh berhenti.

Semua kita tentu bertanggung jawab untuk upaya penyelamatan itu. Semoga gelora semangat kebangkitan umat pertanda awal hadirnya masyarakat Pasaman Barat yang semakin religius. Selamat ulang tahun ke-13. 

Senin, 12 Desember 2016

Infak Bukan Pungli

Abri Maijon
(Mantan Kepala SMP IT Darul Hikmah)

Beredarnya informasi yang menyebutkan 58 jenis pungli di institusi pendidikan membuat masyarakat bingung dan resah. Pasalnya dari daftar jenis praktik pungli yang sering terjadi di lingkungan pendidikan terdapat beberapa yang kontraversi, seperti infak, sumbangan, iyuran orang tua siswa terhadap sekolah. Selain itu, terdapat juga kategori pungli seperti uang pendaftaran masuk, uang OSIS, uang SPP/komite dan lainnya.
Walaupun Satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli) yang dibentuk pemerintah membantah data itu, tapi tidak ada penjelasan lebih lanjut kepada masyarakat.  Kontan saja Kementerian agama melalui kasubdit Pengawasan Lembaga Zakat, menolak pengkategorian infak sebagai salah satu bentuk pengutan liar. (Republika, 29 November 2016).
Klarifikasi tentang jenis pungli dari pihak terkait sangat dibutuhkan supaya tidak menjadi isu yang liar di tengah masyarakat. Jika infak termasuk praktik pungli, maka keberadaanya tentu saja tidak sejalan dengan perintah dalam agama Islam sebagai anjuran, dan nilai ibadahnya berlipat ganda.
Pungutan Liar (Pungli) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah meminta sesuatu (uang dan sebagainya) kepada seseorang (lembaga, perusahaan, dan sebagainya) tanpa menurut peraturan yang lazim. Situs Wikipedia menulis Pungli akrab terjadi pada truk di jembatan timbang, pungli di pelabuhan, dan sejenisnya.
Senada dengan KBBI sesuatu dikatakan pungli jika terdapat unsur paksaan terhadap orang/pihak lain. Jika dilakukan dengan sukarela, dan ikhlas setalah ada kesepakatan yang diambil di forum rapat/musyawarah serta disetujui bersama seperti yang sering terjadi di lembaga sekolah apakah masih dikatakan pungli?  
Jika partisipasi masyarakat terhadap sekolah dibatasi, bahkan kategori infak adalah pungli, maka juga bertentangan dengan peraturan yang ada.
Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 BAB IV memuat bahwasannya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan keluarga. Masyarakat juga dapat terlibat dalam memberikan bantuan dana, pembuatan gedung, area pendidikan, teknis edukatif seperti proses belajar mengajar, menyediakan diri menjadi tenaga pengajar, mendiskusikan pelaksanaan kurikulum, membicarakan kemajuan belajar dan lain-lain.
            Sesuai amanat undang-undang, tidak mungkin menutup pintu partisipasi orang tua siswa dan masyarakat terhadap sekolah yang juga turut memikirkan dan memberikan dukungan material maupun moril dalam penyelenggaraan tercapainya tujuan pendidikan secara maksimal. Justru dukungan dan keterlibatan masyarakat secara positif dalam pendidikan harus diapresiasi.
            Partisipasi masyarakat memiliki andil dalam pendidikan di sekolah, untuk mengembangkan berbagai potensi secara optimal sesuai dengan harapan peserta didik. Partisipasi merupakan prasyarat penting bagi peningkatan mutu. 
Disadari sepenuhnya bahwa berdasar studi pada sekolah-sekolah negeri ditemukan suatu fakta bahwa masih tingginya peranan keluarga dalam pembiayaan pendidikan. Bahkan jika dihitung dan dibandingkan dengan subsidi pemerintah, biaya pendidikan dari orang tua lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan subsidi pemerintah (Supriadi, 2010). 
Tidak sedikit sekolah non pemerintah/swasta di tanah air yang sebagaian pembaiayaannya berasal dari orang tua. Sekiranya sumbangan dikategorilkan sebagai pungutan liar tentu saja lembaga pendidikan yang dikolola mandiri masyarakat sedikit banyak akan terkena imbasnya. Jika demikian pilihan berikutnya adalah pemerintah siap menanggung pendanaan semua atau berbagai kebutuhan sekolah.
Pemerintah memang sudah menyediakan Bantuan Operasinal Sekolah (BOS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Bantuan Siswa Miskin (BSM), dan sebagainya namun sesuai dengan fungsinya penggunaan anggaran berbagai subsidi dimaksud sangat terbatas sesuai alokasinya.
Kita tentu tidak menolak tim Saber Pungli yang telah dikukuhkan melalui Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar. Khusus bagi lembaga pendidikan, keberadaan Saber Pungli menjadi tantangan dalam rangka menjaga proesionalitas lembaga sekolah sebagai institusi pendidikan mengelola kebijakan anggaran. Sekaligus menjaga akuntabilitas dan pertanggungjawaban yang tidak cacat hukum. 

Rabu, 07 Desember 2016

Pola Makan Ala Rasulullah


oleh: Nursa'adah

Food combining adalah pola makan yang diselaraskan dengan ritme sirkardian (mekanisme alamiah tubuh manusia). Metode ini tidaklah membatasi jenis makanan tertentu, namun mengatur kombinasi makanan sehingga sesuai dengan kemampuan dan siklus pencernaan tubuh. Dengan menerapkan metode ini diharapkan beban pencernaan akan lebih ringan, tubuh dapat menyerap nutrisi secara sempurna, racun dapat dikeluarkan dari tubuh, dan sisa energi untuk pencernaan dapat disalurkan bagi perbaikan organ tubuh lainnya.

Dalam pola makan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kita mengenal istilah “food balancing” (menyeimbangkan sifat yang berlebih dari suatu makanan dengan lawannya). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak membatasi diri pada suatu makanan sehingga tidak makan selainnya. Ini artinya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyantap berbagai varian makanan secara berimbang.

Makanan yang dibatasi pada satu atau jenis makanan tertentu tidak baik dari sisi keseimbangan tubuh, yang dapat mengakibatkan tubuh kehilangan keseimbangan sehingga berujung pada rusaknya kesehatan. Jika salah satu makanan memerlukan penyeimbang (balancing) maka beliau akan makan penyeimbangnya (balancer), seperti panasnya kurma beliau seimbangkan dengan semangka atau mentimun yang bersifat dingin. (Imam Ibnul Qayim Al-Jauziyah dalam Zadul Ma’ad fi Hadyi Khayril ‘Ibad)

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasalam Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda “sesorang tidaklah mengisi kantong yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi seseorang itu beberapa suap makanan yang bisa menegakkan tulang punggungnya. Jika harus (makan banyak), maka (maksimal) sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk nafasnya.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

Adapun pola makan Rasulullah menurut beberapa hadits adalah sebagai berikut:
a.       Ibnul Qoyyim berkata, barang siapa memperhatikan makanan yang dikonsumsi oleh nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasalam, niscaya ia mengerti bahwa beliau tidak pernah memadukan menu antara susu dengan ikan, atau antara susu dengan cuka, atau antara dua makanan yang sama-sama mengandung unsur panas, unsur dingin, unsur lengket, unsur penyebab sembelit, unsur penyebab mencret, unsur keras, atau dua makanan yang mengandung unsur kontradiktif.
Misalnya antara makanan yang mengandung unsur penyebab sembelit dengan yang mengandung unsur penyebab mencret, antara yang mudah dicerna dengan yang sulit dicerna, antara yang dibakar dengan yang direbus, antara daging yang segar dengan yang sudah digarami dan dikeringkan, antara susu dengan telur, dan antara daging dengan susu. Beliau tidak pernah makan pada saat makanan terssebut masih sangat panas atau masakan yang dihangatkan untuk besok, makanan-makanan yang bulukan (berjamur) dan asin, seperti makanan-makanan yang diasinkan, diassamkan atau dihanguskan. Semua jenis makanan ini berbahaya dan menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan.

b.      Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasalam biasa melawan unsur panas pada makanan dengan unsur dingin pada makanan lain, unsur kering satu makanan dengan unsur basah makanan lain, sebagaimana beliau memakan mentimun dengan ruthob (kurma matang yang belum dikeringkan), makan tamr (kurma kering) dengan minyak samin, meminum ekstrak kurma untuk melunakkan chymus (disebut juga chyme yaitu makanan-makanan keras).

c.       Beliau tidak biasa minum ketika sedang makan, sehingga akan merusaknya, apalagi jika air tersebut panas atau dingin, karena itu merupakan pola makan yang buruk sekali.

d.      Diriwayatkan dari Abu Huroiroh, “Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasalam tidak pernah mencela makanan sedikitpun, jika suka, beliau memakannya, jika tidak dibiarkannya, tidak dimakannya.”

e.       Beliau menyukai daging, yang paling beliau sukai adalah lengan dan bagian depan kepala kambing. Karena itu, seorang wanita yahudi pernah meracuninya (pernyataan Ibnul Qoyyim dalam Ath-Thibbu’n Nabawi). Pernah suatu ketika Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasalam diberi daging, lantas diperlihatkan bagian lengan kepada beliau, maka beliau menyukainya (H.R Bukhori dan Muslim).
Daging yang disukai oleh nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasalam adalah yang paling baik dan paling mudah dicerna oleh lambung, baik itu daging leher, lengan, maupun lengan atas.

f.       Beliau juga menyukai makanan-makanan manis dan madu. Diriwayatkan dari ‘Aisyah, ia berkata, “Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasalam menyukai makanan-makanan manis dan madu.”

g.      Beliau Shalallahu ‘Alaihi Wasalam biasa makan roti dengan lauk apa saja yang beliau punya, kadang daging, kadang semangka, kadang kurma, dan kadang cuka. Beliau bersabda, “Sebaik-baik lauk adalah cuka.”

h.      Beliau biasa makan buah-buahan hasil panen negerinya pada musimnya, beliau tidak memantangnya. Ini juga merupakan sarana yang paling besar untuk menjaga kesehatan (Ath-Thibbu’n-Nabawi).

i.        Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda : “Aku tidak makan sambil bersandar.”(Shahihu ‘I-Bukhori) Ada tiga jenis bersandar (Ath-Thibbu’n-Nabawi): 1) Bersandar pada rusuk. 2) Bersila. 3) Bersandar di atas sesuatu. Jenis pertama menyulitkan makan, karena ia menghalangi aliran makanan secara alami, menghambat kecepatan masuknya makanan ke lambung, dan menekan lambung sehingga sulit terbuka untuk makanan, lambung akan miring, tidak tegak, sehingga makanan tidak mudah sampai kepadanya. Adapun dua jenis lainnya merupakan gaya duduk orang-orang sombong yang bertentangan dengan jiwa kehambaan (Ath-Thibbu’n-Nabawi).

Minggu, 04 Desember 2016

Puasa Sunnah dan Manfaatnya



Setiap kewajiban memiliki nafilah (sunnah) yang dapat mempertahankan keberadaan kewajiban tersebut serta menyempurnakan kekurangannya. Shalat lima waktu misalnya, memiliki shalat-shalat sunnah baik sebelum atau sesudahnya. Demikian juga dengan zakat, yang memiliki shadaqah sunnah. Haji merupakan hal yang wajib dikerjakan sekali seumur hidup, sedangkan selebihnya adalah sunnah.

Puasa pun demikian, puasa wajib dikerjakan pada bulan Ramadhan sedangkan puasa yang sunnah banyak sekali, di antaranya: Puasa sunnah yang tidak pasti, seperti puasa bagi orang yang belum mampu menikah. Ada pula puasa sunnah yang ditentukan misalnya puasa enam hari di bulan Syawwal. Keutamaan puasa ini adalah bahwa siapa yang mengerjakan nya setelah puasa Ramadhan, maka seakan-akan dia telah berpuasa sepanjang tahun. 


Hal ini berdasarkan pada hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang bersumber dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda, 
"Barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal maka ia seperti berpuasa ad-dahar (sepanjang tahun)." (HR. Muslim). 

Selain puasa enam hari bulan Syawwal, masih ada puasa-puasa sunnah yang lainnya, di antaranya adalah: 

1.      Puasa Tiga Hari Setiap Bulan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, 
"Tiga hari dalam setiap bulan (hijriyah), serta dari Ramadhan ke Ramadhan, semua itu seolah-olah menjadikan pelakunya berpuasa setahun penuh." (HR. Ahmad dan Muslim) 

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa kekasihnya (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) telah mewasiatkan tiga perkara kepadanya, di antaranya adalah puasa selama tiga hari dalam setiap bulan.
Yang paling utama, puasa tiga hari tersebut dilakukan pada ayyamul bidh (hari-hari putih/terang, yakni malam-malam purnama) pada tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulannya. Dasarnya adalah hadits Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, 
"Wahai Abu Dzar, jika engkau berpuasa tiga hari pada setiap bulan, maka berpuasalah pada tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas." (HR. Ahmad dan an-Nasa'i di dalam as-Sunan).

2.      Puasa 'Arafah 
Disebutkan dalam shahih Muslim bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa Arafah, beliau menjawab, "Dia (puasa Arafah) menghapuskan dosa tahun yang lalu dan tahun yang akan datang."
Demikian pula disunnahkan berpuasa pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. 

3.      Puasa Asyura' 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya tentang puasa Asyura' (puasa tangggal 10 Muharram), maka beliau menjawab, "Dia menghapuskan dosa tahun yang lalu." 

Demikian pula secara umum puasa di bulan Muharrram, sebagaimana terdapat di dalam shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan, maka beliau menjawab, 
"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah al-Muharram."

4.      Puasa Bulan Sya'ban 
Mengenai puasa bulan Sya'ban ini, telah disebutkan di dalam ash-Shahihain dari Aisyah berkata, "Aku tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa selama sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan. Dan aku tidak pernah melihat beliau memperbanyak puasa seperti yang dilakukannya pada bulan Sya'ban." 

Disebutkan dalam riwayat yang lain, "Beliau banyak berpuasa pada bulan itu, kecuali hanya sedikit hari-hari (beliau berbuka) di dalamnya. 

5.      Puasa Senin Kamis 
Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa pada hari Senin maka beliau bersabda, 
"Itu adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus sebagai Nabi, atau hari diturunkannya al-Qur'an kepadaku." 
Di dalam riwayat yang bersumber dari Aisyah radhiyallahu ‘anha dia berkata, "Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa menjaga puasa Senin dan Kamis. (HR. Lima Imam ahli hadits, kecuali Abu Dawud). 
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, 
"Amal-amal itu diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis, maka aku senang jika amalku ditampakkan pada saat aku sedang berpuasa." (HR at-Tirmidzi) 

6.      Puasa Nabi Dawud 
Tentang puasa Nabi Dawud ini terdapat dalam riwayat al-Bukhari bahwa Abdullah Ibnu Amr radhiyallahu ‘anhu pernah berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, "Demi Allah aku akan berpuasa pada siang hari dan bangun pada malam hari terus menerus selama hidupku." 

Ketika hal itu disampaikan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam maka beliau bersabda, 
"Sesungguhnya engkau tidak akan mampu melakukan hal tersebut, karena itu berpuasa dan berbukalah, bangun dan tidurlah, berpuasalah engkau tiga hari dalam setiap bulannya, karena satu kebaikan akan dibalas sepuluh kali lipat, dan itu seperti puasa ad-Dahr (sepanjang tahun). 

Tatkala mendengar jawaban dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ini Abdullah Ibnu Amr radhiyallahu ‘anhu berkata, "Sesungguhnya aka mampu melakukan yang lebih baik daripada itu. Maka beliau bersabda, "Berpuasalah satu hari dan berbukalah (tidak berpuasa) dua hari." Abdullah Ibnu Amr radhiyallahu ‘anhu menjawab, "Sesungguhnya aku mampu melakukan yang lebih baik daripada itu." Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu bersabda, "Berpuasalah satu hari dan berbukalah satu hari, yang demikian itu adalah puasa Dawud, puasa tersebut adalah puasa yang paling baik." 
Lalu Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhu berkata, "Sesungguhnya aku mampu melakukan yang lebih baik daripada itu." Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallambersabda, "Tidak ada yang lebih baik daripada puasa tersebut."

Itulah puasa yang dilakukan oleh Rasulullah semasa hidupnya, semoga kita adalah orang-orang yang selalu menjadikan Beliau sebagai panutan.
Wallahu’alam.


Disadur dari beberapa sumber dari www.google.co.id

Hasil Seleksi PPDB 2017 | KLIK DISINI

Berita Sekolah

Info PPDB

Artikel Siswa

OSIS

Profil Sekolah

 

© Copyright WEBSITE RESMI SMP IT DARUL HIKMAH PASAMAN BARAT 2010 -2011 | Design by | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.